Bikin NPWP Yuk!

Apa sih NPWP? NPWP adalah singkatan dari Nomor Pokok Wajib Pajak. Maksudnya?

how to make npwp_patriciaahilman

NPWP, bisa dibilang merupakan identitas lain milik kita di dunia kerja. Ketika kita mulai bekerja di perusahaan wajib pajak, pasti akan muncul pertanyaan, “Kamu sudah punya NPWP?”. Saya baru membuatnya hari ini, persiapan untuk kerja bulan depan. Saya belum tahu pasti bagaimana cara kerja NPWP di dunia pekerjaan saya. Setahu saya, dengan NPWP kita dapat membayar pajak dari penghasilan kita. Mungkin akan ada artikel sambungan tentang NPWP di blog saya nanti ๐Ÿ™‚

Wajib pajak terdiri dari 2 jenis, yaitu wajib pajak orang pribadi dan wajib pajak badan/perusahaan. Untuk membuat NPWP orang pribadi, diperlukan beberapa syarat kelengkapan, seperti:

  • fotokopi KTP pribadi
  • fotokopi KTP istri/suami
  • fotokopi Kartu Keluarga
  • formulir pendaftaran wajib pajak

Duaย hari lalu, saya mendaftar wajib pajak orang pribadi hanya dengan membawa formulir pendaftaran wajib pajak dan fotokopi KTP pribadi. Bagi mereka yang belum menikah dan ingin membuat NPWP, cukup membawa fotokopi KTP pribadi. Jangan lupa bawa aslinya, kalau-kalau verifikasi berkas diperlukan.

Permohonan pembuatan NPWP dapat dilakukan secara online maupun offline. Permohonan secara online dapat dilakukan di situs ini, sedangkan permohonan secara offline dapat dilakukan langsung di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang lokasinya disesuaikan dengan kecamatan domisili KTP. Berikut adalah tautan yang berisikan daftar KPP beserta daftar kecamatan yang diurus di masing-masing KPP.

http://www.jdih.kemenkeu.go.id/fullText/2012/29~PMK.01~2012PerLampII.pdf

http://blog.rivaekaputra.com/2012/05/23/daftar-lengkap-wilayah-kerja-kpp-kantor-pelayanan-pajak-di-tangerang/

Jika ingin mendaftar secara offline, sebaiknya menggunakan formulir pendaftaran yang disediakan KPP (bukan yang diunduh dari internet), karena formulir tersebut memiliki kop surat KPP yang bersangkutan. Formulir tersebut dapat diminta pada front desk di KPP (biasanya ada petugas atau satpam yang melayani).

Namun, pembuatan secara offline lebih dianjurkan karena untuk mendapatkan kartu NPWP, pemohon harus datang ke KPP. Antrian pemohon NPWP juga tidak sampai berjam-jam. Setiap pemohon kira-kira menghabiskan waktu ยฑ 5 menit saat mengurus aplikasi dan langsung mendapatkan kartu NPWP saat permohonan selesai. Perlu diingat, jam pelayanan NPWP orang pribadi berlangsung pada pukul 8.00 – 12.00 WIB, sedangkan untuk pelayanan lainnya dilakukan pada pukul 13.00-16.00 WIB.

Pembuatan NPWP ini tidak dipungut biaya atau dengan kata lain, GRATIS. NPWP yang sudah terdaftar juga akan berlaku seumur hidup, sehingga tidak memerlukan perpanjangan kartu atau semacamnya. Seiring berlakunya wajib pajak tersebut, kewajiban pemilik NPWP muncul. Berdasarkan informasi yang saya dapat dari teman atau internet, inti kewajibannya adalah menyampaikan SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan) sebagai laporan pertanggungjawaban pajak yang bersangkutan setiap tahun.

Mari mulai belajar bayar pajak! ๐Ÿ™‚

 

Baru Pertama Kali Mau Bikin Paspor RI?

Beberapa minggu lalu, saya berhasil memiliki paspor RI untuk pertama kali. Tante saya ngajak main ke rumahnya di Sydney, Australia. Kalau memungkinkan, saya akan terbang setelah diwisuda tahun ini ๐Ÿ˜€ Saya belum pernah naik pesawat bahkan bertandang ke negara tetangga. Jadi saya sedikit banyak belajar untuk mempersiapkan diri, salah satunya dengan membuat identitas pribadi.

how to make passport_patriciaahilman

Identitas pribadi ini bukan lagi KTP (Kartu Tanda Penduduk) yang diurus di kecamatan, melainkan paspor yang diurus di kantor imigrasi. Saya membuatnya secara manual (datang langsung) di Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang (kebetulan saya berdomisili di Tangerang).

Untuk mempersingkat frekuensi kunjungan ke kantor imigrasi (biar nggak bolak-balik), saya mempersiapkan beberapa file yang menjadi syarat kelengkapan dokumen seperti yang diinformasikan pada artikel-artikel online. Dokumen-dokumen yang approved, di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. *Fotokopi Akta lahir
  2. *Fotokopi Kartu Keluarga
  3. *Fotokopi Ijazah SD (opsional)
  4. *Fotokopi KTP (diperbesar)
  5. *Fotokopi Kartu Pelajar (diperbesar, untuk pelajar/mahasiswa)
  6. Formulir Aplikasi Paspor
  7. Surat Pernyataan

*Semua lembar fotokopi harus dilampirkan bersama dokumen aslinya. Mending bawa map deh.

Formulir Aplikasi dan Surat Pernyataan tidak dipungut biaya, minta sebanyak yang diperlukan (jangan difotokopi). Tempelkan materai 6000 pada kolom tanda tangan di Surat Pernyataan. Sebagian tanda tangan pemohon paspor harus berada di atas materai. Btw, nggak usah kebanyakan mikir untuk tanda tangan yang harus kena materai, just sign it.

Pada saat kedatangan pertama, saya harus sampai di kantor imigrasi sekitar pukul 05.30 WIB. Itu tips dari bapak-bapak di meja resepsionis/informasi loh. Er…tapi kan kantornya belum buka? Kantor memang belum dibuka, bahkan gerbang masuknya. Nah loh. Akan tetapi, beberapa pemohon sudah standby di depan gerbang sejak subuh. Biasanya para pemohon bekerja sama untuk menulis nama-nama pemohon yang sudah datang di secarik kertas, berdasarkan waktu kedatangan atau…siapa duluan yang nyampe? Waktu itu, saya berada di urutan ke-20. Not bad lah :/

Tidak lama kemudian, satpam mulai datang dan membuka gerbang masuk. Para pemohon diarahkan ke bagian ruang tunggu di dekat kantin. Di sana akan disediakan bangku berjejeran di sisi tembok disesuaikan dengan nomor urut. Pemohon yang datang belakangan sebaiknya langsung menghitung nomor urut dari dekat pintu dan ikut antri di belakang alias ngekor. Namun perlu diingat, hanya 50 pemohon yang akan dilayani setiap harinya sesuai ketentuan yang berlaku.

Setelah dapat tempat duduk, saya menunggu hingga pukul 8.00 WIB. Kantor imigrasi mulai beroperasi di jam itu, sehingga kami yang mengantri harus menunggu…2-3 jam! D: Bawalah earphone/buku/koran/apapun yang bisa mengatasi kejenuhan Anda. Simple but it works.

Setelah agak bosan menunggu, masuklah saya untuk sesi pertama atau sesi pemeriksaan kelengkapan dokumen. Dokumen-dokumen diperiksa baik asli maupun fotokopi. Saya juga mendapatkan map kuning + nomor urut (printed). Setelah beres, saya antri lagi untuk sesi kedua atau sesi wawancara + foto. Kita tidak perlu grogi menghadapi sesi ini karena pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan adalah seputar diri pribadi dan alasan membuat paspor. Arahan untuk pindah kursi ke depan kamera adalah isyarat wawancara sudah selesai dan saatnya…..take a selfie photo! Lalu dilanjutkan dengan cap sidik jari-jari tangan dengan alat pemindai sidik jari, digitally. Sesi ini dianggap selesai setelah pewawancara memberikan selembar surat pengantar kepada Bank BNI untuk proses pembayaran.

Sayangnya, tidak ada cabang Bank BNI di kantor imigrasi tersebut. Tidak mau menunggu berhari-hari, saya langsung ke cabang Bank BNI terdekat di ruko TangCity Mall. Jika Anda tidak membawa kendaraan bermotor, tunggu dan naiklah angkot kijang putih coklat begitu keluar gerbang kantor imigrasi dengan membayar ongkos Rp3.000,00 saat turun di TangCity Mall (turun di dekat pintu masuk parkir, setelah melewati bagian belakang SPBU Pertamina). Bank BNI tersebut berada di ruko paling depan sebelah kiri TangCity Mall.

Begitu masuk ke bank, Anda dapat langsung naik ke lantai 2 menuju teller bank tanpa mengisi form penyetoran atau seperti saya, memastikan dengan bertanya dulu kepada Bapak/Ibu Satpam. Saat bertemu teller bank, saya cukup mengajukan surat pengantar yang diberikan petugas wawancara. Biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan paspor pada saat itu sebesar Rp355.000,00 belum termasuk biaya administrasi bank. Kemudian, teller bank akan memberikan 2 lembar bukti pembayaran untuk pengambilan paspor dan arsip pribadi.

Paspor dapat diambil 3 hari kerja setelah pembayaran dengan membawa bukti pembayaran. Pada saat itu saya melakukan pembayaran pada hari Kamis dan pengambilan paspor pada hari Selasa berikutnya. Bukti pembayaran dapat diserahkan kepada pegawai kantor di meja resepsionis/informasi untuk ditukar dengan nomor urut pengambilan paspor. Kami, pemohon, dianjurkan petugas untuk mengambil paspor setelah jam makan siang. Mungkin kalau mengambil paspor di pagi hari, suasana di kantor imigrasi masih cukup padat belum lagi area parkirnya yang sampai memenuhi tepi jalan raya :/

==========

Dibanding membuat paspor secara online, saya lebih memilih proses manual karena:

  • pengajuan, pemeriksaan dokumen, dan wawancara + foto dilakukan dalam 1 hari yang sama,
  • pembayaran dilakukan sesudah poin 1 beres,
  • tidak ada masalah server error saat memasukkan data aplikasi atau bukti pembayaran,
  • melatih kesabaran.

 

Jadi, itulah pengalaman pertama saya dalam pembuatan paspor secara manual di Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang. Semoga bermanfaat ๐Ÿ™‚